KH.Ritaudin AZ,Kader Pagar Nusa Satu Komando, Memahami tatanan struktur organisasi adalah hal yang wajib.
KH.Ritaudin AZ,Kader Pagar Nusa Satu Komando, Memahami tatanan struktur organisasi adalah hal yang wajib.
MUARA TEBO - Dalam Rangka Pelaksanaan Wisuda Santri Gelombang II KH. Ritaudin AZ Berkesempatan Hadir Di malam Resepsi di pondok Pesantren Tanwirul Qulub Sumber Sari Rimbo Ulu, 30/04/2026.
Disampaikan KH. Ritaudin AZ,Dewan Pembina Pagar Nusa Cabang Tebo, Sebagai kader Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa,memahami tatanan struktur organisasi adalah hal yang wajib. Pagar Nusa bukan sekadar organisasi pencak silat biasa, melainkan Badan Otonom (Banom) NU yang bertugas melestarikan warisan Wali Songo dan menjaga Nahdlatul Ulama.jelasnya.
Selanjutnya, poin-poin penting tatanan struktur organisasi Pagar Nusa yang harus di Pahami Pagar Nusa memiliki struktur berjenjang dari tingkat pusat hingga tingkat ranting (desa/kelurahan), yang mengikuti struktur Nahdlatul Ulama.
Pagar Nusa Mempunyai jajaran Dewan Pembina, Dewan Khos, dan Majelis Pendekar selebihnya Struktur Pagar Nusa tidak hanya terdiri dari ketua dan sekretaris, tetapi juga memiliki unsur penasihat spiritual dan teknis yang sangat penting.imbuhnya.
Kemudian,Dewan Pembina adalah Tokoh yang membina organisasi,Dewan Khos adalah Ulama sepuh NU yang memberikan arahan spiritual dan Majelis Pendekar Ahli silat/pendekar yang membidangi pengembangan teknis pencak silat.
Pagar Nusa adalah organisasi kader, bukan sekadar organisasi massa. Artinya, setiap anggota harus melalui proses kaderisasi memiliki militansi yang tinggi, dan satu komando menjaga NU serta NKRI.
Pimpinan Pusat (PP): Tingkat Nasional,Pimpinan Wilayah (PW): Tingkat Provinsi,Pimpinan Cabang (PC): Tingkat Kabupaten/Kota.,Pimpinan Anak Cabang (PAC): Tingkat Kecamatan,Pimpinan Ranting (PR): Tingkat Desa/Kelurahan,Pimpinan Rayon (PR): Tingkat Sekolah/Pondok .
Sistem Pengambilan Keputusan.
Tatanan permusyawaratan dalam Pagar Nusa meliputi: Kongres Kekuasaan tertinggi,Rapat Kerja Nasional (Rakernas): Rapat kerja tingkat pusat,Musyawarah di setiap tingkatan: Keputusan diambil dengan cara musyawarah bersama seluruh pengurus, pelatih, dan pembina.
Prinsip Dasar adalah Amaliah NU Kader harus mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan Wajib Satu Komando Kepatuhan terhadap garis instruksi organisasi sangat penting, Kader yang memahami struktur ini akan lebih tertib dalam berorganisasi dan mampu menjalankan tugas untuk menjaga kedaulatan NKRI dan NU. Tutupnya (TIM).
Komentar
Posting Komentar